DSC09133

Pondok Pesantren Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah terus berkomitmen menjaga tradisi spiritual di lingkungan pesantren. Salah satunya melalui kegiatan tadarus Al-Qur’an berjamaah yang menjadi rutinitas harian wajib bagi seluruh santri.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat interaksi santri dengan Al-Qur’an di waktu-waktu mustajab, mulai dari sore hingga malam hari.

Dalam pelaksanaannya, para santri diwajibkan membaca surah-surah tertentu yang dilakukan secara konsisten setiap harinya:

  • Ba’da Ashar: Pembacaan Surah Al-Waqiah.
  • Setelah Maghrib: Pembacaan Surah Yasin.
  • Setelah Isya: Pembacaan Surah Al-Mulk sebagai penutup rangkaian ibadah harian.

Ada yang unik dalam pelaksanaan tadarus di Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah. Agar bacaan terdengar rapi dan serentak, pembacaan dipimpin oleh satu orang santri menggunakan mikrofon.

Metode ini terbukti efektif membuat suara ribuan ayat yang dilantunkan para santri menjadi seirama. Suasana pesantren pun menjadi lebih khidmat dan syahdu, menciptakan lingkungan belajar yang kental dengan nuansa qur’ani.

“Pembacaan yang dipimpin dengan mikrofon ini bertujuan agar para santri bisa mengikuti ritme yang sama, sehingga tercipta keseragaman dan kekompakan dalam tadarus,” ujar salah satu pengurus pesantren.

Kegiatan rutin ini diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban administratif pesantren, tetapi juga membentuk karakter santri yang terbiasa mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top