Selasa, 14 Januari 2025 – Sebuah pemandangan yang memukau dan penuh warna tersaji di Pondok Pesantren Salafy Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, pada Selasa pagi yang cerah ini. Bertajuk Hisnulah Mencari Bakat (HMB), acara tahunan yang penuh semangat ini menjadi ajang bagi santri untuk mengekspresikan bakat terpendam mereka. Setiap kelas berkesempatan untuk mempersembahkan berbagai jenis pertunjukan yang memikat, mulai dari kabaret yang menggelitik, alunan nyanyian yang merdu, hingga gerakan silat yang memukau.
Namun, yang tak kalah mencuri perhatian dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pasang mata yang hadir adalah penampilan dari Kelas 2A Santri Putri. Dengan penuh keanggunan, mereka menampilkan tarian tradisional yang sarat akan nilai-nilai kultural. Tarian tersebut seolah berbicara dengan gerak dan irama, mengisahkan cerita lama yang masih abadi dalam warisan seni nusantara. Kostum yang mereka kenakan pun tak kalah menawan, dengan sarung batik yang diikatkan di pinggang, mempercantik penampilan mereka dalam balutan keindahan dan kreativitas yang tak terbantahkan.
Acara HMB ini, yang selalu diadakan setiap kali selesai kegiatan evaluasi atau ujian, bukan hanya sebagai ruang untuk menyalurkan kreativitas. Lebih dari itu, HMB menjadi penyeimbang bagi para santri yang selama seminggu penuh dihujani dengan tugas-tugas dan pemikiran yang berat. Sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya dan kerja keras mereka, acara ini dihadirkan sebagai sarana hiburan yang membawa kedamaian dan keceriaan.
Pada kesempatan kali ini, dewan juri yang bertugas memberikan penilaian adalah dua sosok yang tak asing lagi di dunia pesantren, yaitu M. Rizik Alya Mansyur dan M. Faqih Wildan. Mereka dengan seksama menyaksikan setiap penampilan, memberikan apresiasi atas usaha dan dedikasi para santri yang turut ambil bagian dalam acara ini.
Acara Hisnulah Mencari Bakat kembali membuktikan bahwa kreativitas dan seni tak mengenal batas, dan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter santri, yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kaya akan nilai budaya dan seni yang luhur.