Pondok Pesantren Salafy Nurul Hidayah Al Khodijiyyah menggelar ajang lomba paduan suara yang diikuti oleh para santri dari jenjang Wustha dan Ulya. Acara ini menjadi momentum istimewa bagi para santri setelah menyelesaikan serangkaian kegiatan kilatan pasaran yang berlangsung selama hampir satu bulan penuh. Selain sebagai ajang hiburan dan penyegaran pikiran, lomba ini juga berfungsi sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat rasa persaudaraan di antara para peserta.

Dalam kompetisi ini, terdapat tiga lagu wajib yang harus dibawakan oleh setiap team paduan suara, yakni Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathon, dan Mars Hisnulah. Pemilihan lagu-lagu tersebut mencerminkan nilai-nilai kebangsaan serta kecintaan terhadap agama yang menjadi ruh dari pendidikan di pesantren. Lagu kebangsaan Indonesia Raya menjadi simbol kecintaan terhadap Tanah Air, sementara Mars Syubbanul Wathon yang diciptakan oleh KH. Wahab Hasbullah merefleksikan semangat juang kaum santri dalam membela dan menjaga keutuhan bangsa. Adapun Mars Hisnulah  menjadi salah satu lagu kebanggaan pondok pesantren salafy nurul hidayah al-khodijiyyah.

Pelaksanaan lomba ini tidak hanya sekadar mempertontonkan kemampuan vokal para santri, tetapi juga mengasah keterampilan mereka dalam bekerja sama dalam tim, menjaga harmonisasi suara, serta meningkatkan kepercayaan diri saat tampil di hadapan khalayak. adapun yang menjadi Dewan juri ialah M Yusuf Maulana Ramadhan dan M Juanda  selaku ahli seni musik pesantren menilai penampilan peserta berdasarkan aspek vokal, kekompakan, serta interpretasi musikal dari setiap lagu yang dibawakan.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari seluruh santri dan para pengasuh pesantren. Sorak-sorai dukungan dari sesama santri turut menambah kemeriahan acara. Selain itu, momen ini menjadi ajang silaturahmi yang semakin mempererat ikatan kebersamaan di lingkungan pondok pesantren.

Dengan adanya lomba paduan suara ini, diharapkan para santri dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan bakatnya, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Lebih dari itu, nilai-nilai kebangsaan dan religius yang terkandung dalam lagu-lagu yang dibawakan diharapkan mampu membentuk karakter santri yang cinta Tanah Air serta teguh dalam nilai-nilai keislaman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Lomba Paduan Suara Pondok Pesantren Salafy Nurul
  • March 20, 2025
Tasyakur dan Peresmian Asrama Baru Putri Pondok
  • February 27, 2025
Live Streaming Pengajian Kitab Qobasul Wa’id,  Risalatus
  • February 26, 2025

Arsip